Waspada! Aktivitas Gunung Ibu Meningkat di Maluku Utara

Halmahera Barat37 Dilihat

Maluku Utara – Gunung Ibu kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi yang terjadi pada Selasa (17/3/2026) pukul 23.56 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung yang terletak di Halmahera ini sudah erupsi sebanyak 11 kali.

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, kolom abu dari letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 700 meter di atas puncak gunung, yang berada pada 2.025 meter di atas permukaan laut. Kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal, mengarah ke timur laut dan timur.

Letusan ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 44 detik. Selain itu, pengamatan kegempaan pada 17 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan 132 kali gempa letusan dengan amplitudo 11-28 milimeter dan durasi 35-77 detik. Tercatat pula 17 kali gempa harmonik dengan amplitudo 2-20 milimeter (durasi 35-149 detik) serta 128 kali gempa low frequency dengan amplitudo 2-10 milimeter (durasi 17-29 detik).

PVMBG menegaskan, masyarakat sekitar Gunung Ibu serta pengunjung dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah. Kewaspadaan juga perlu diperluas hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara yang masih aktif.

Sepanjang tahun 2026, MAGMA Indonesia telah mencatat 1.072 letusan gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur menjadi yang paling aktif dengan 578 kali letusan, sedangkan Gunung Ibu mencatat 426 kali erupsi.

Masyarakat dihimbau tetap tenang, memantau informasi resmi dari PVMBG, dan mengikuti protokol keselamatan yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *