Jakarta – Anton Sukanta, pendiri Partai Semut Indonesia (PSI), menyatakan kesiapannya untuk segera mendeklarasikan partai yang ia gagas sebagai bentuk respon terhadap berbagai persoalan bangsa yang dinilai semakin kompleks.
Anton menegaskan bahwa kehadiran Partai Semut Indonesia bukan sekadar menambah jumlah partai politik, melainkan membawa semangat baru dalam menjawab tantangan sosial, politik, dan ekonomi, yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Partai ini lahir dari keresahan yang nyata. Banyak masalah bangsa yang belum tertangani secara serius, mulai dari ketimpangan ekonomi, kerusakan lingkungan, hingga praktik korupsi yang masih mengakar,” ujar Anton dalam keterangannya.
Ia menjelaskan bahwa filosofi “semut” dipilih sebagai simbol perjuangan kolektif rakyat. Menurutnya, semut mencerminkan kerja keras, gotong royong, serta kekuatan kebersamaan dalam menghadapi tantangan besar.
“Semut mungkin kecil, tapi jika bergerak bersama, gajahpun Tumbang. mereka mampu membangun kekuatan besar. Inilah semangat yang ingin kami bawa dalam politik Indonesia,” katanya.
Anton juga menegaskan bahwa Partai Semut Indonesia akan fokus memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, termasuk buruh, petani, dan pelaku usaha mikro yang selama ini kerap terpinggirkan dalam kebijakan publik.
Rencananya, deklarasi resmi Partai Semut Indonesia akan digelar dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dalam momentum tersebut, Anton akan menyampaikan visi, misi, serta arah perjuangan partai ke depan.
“Kami ingin ikut terlibat langsung dalam mencari solusi atas persoalan bangsa,” tutupnya.






